Saat hidung bayi Anda tersumbat, ia akan tersiksa. Mau bobok tidak enak, menyusu pun kehabisan nafas. Hidung tersumbat merupakan gejala awal influensa.
Hidung bayi beringus, namun karena udara kering, ingus mengering sehingga menutup dan menyumbat hidung. Penting untuk mengeluarkan ingus dari hidung bayi agar pernafasannya lega kembali.
Bila hidung tersumbat disertai dengan demam, batuk tak kunjung berhenti, atau jika ingus berwarna kuning atau hijau, bawalah bayi ke dokter. Berikut CaraSelengkapnya...
Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi
ASI dan Nutrisi untuk kesehatan bayi
Manfaat Menyusui
Alam telah menyediakan makanan/nutrisi paling lengkap dan berlimpah untuk melindungi pertumbuhan dan kesehatan bayi melalui ibu. ASI memenuhi seluruh kebutuhan biologis bayi akan nutrisi, karena itulah sebaiknya anda mempertimbangkan untuk menyusui bayi anda.
Tak dapat diragukan lagi, menyusui adalah cara pemberian makan bayi yang paling baik. Oleh karena itu sebaiknya sejak awal kehamilan keinginan ini sudah dikemukakan kepada dokter sehingga anda dapat menyiapkan fisik dan mental dengan baik kearah itu. Anda perlu juga membahas keputusan ini dengan suami, karena dia dapat memberikan dukungan emosi sepenuhnya terhadap semua usaha anda.
Menyusui secara alami
Menyusui adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi anda. ASI adalah makanan yang paling ideal untuk bayi. Semua unsur gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi normal ada didalamnya. Pada saat yang sama, tindakan menyusui membangun hubungan intim dan hangat antara ibu dan bayinya. Hal ini sangat penting bagi perkembangan psikologis yang sehat dari sang bayi.
Seorang ibu yang menyusui harus memiliki keyakinan terhadap diri dan bayinya serta menjadikan aktifitas menyusui sebagai pengalaman berharga bagi mereka berdua. Menyusui bayi berarti memberikan awal kehidupan yang baik kepada seorang anak.
Sumber: http://www.wyethindonesia.com/$$ASI%20dan%20Nutrisi.htmlSelengkapnya...
ASI dan Nutrisi untuk kesehatan bayi
Manfaat Menyusui
Alam telah menyediakan makanan/nutrisi paling lengkap dan berlimpah untuk melindungi pertumbuhan dan kesehatan bayi melalui ibu. ASI memenuhi seluruh kebutuhan biologis bayi akan nutrisi, karena itulah sebaiknya anda mempertimbangkan untuk menyusui bayi anda.
Tak dapat diragukan lagi, menyusui adalah cara pemberian makan bayi yang paling baik. Oleh karena itu sebaiknya sejak awal kehamilan keinginan ini sudah dikemukakan kepada dokter sehingga anda dapat menyiapkan fisik dan mental dengan baik kearah itu. Anda perlu juga membahas keputusan ini dengan suami, karena dia dapat memberikan dukungan emosi sepenuhnya terhadap semua usaha anda.
Menyusui secara alami
Menyusui adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi anda. ASI adalah makanan yang paling ideal untuk bayi. Semua unsur gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi normal ada didalamnya. Pada saat yang sama, tindakan menyusui membangun hubungan intim dan hangat antara ibu dan bayinya. Hal ini sangat penting bagi perkembangan psikologis yang sehat dari sang bayi.
Seorang ibu yang menyusui harus memiliki keyakinan terhadap diri dan bayinya serta menjadikan aktifitas menyusui sebagai pengalaman berharga bagi mereka berdua. Menyusui bayi berarti memberikan awal kehidupan yang baik kepada seorang anak.
Sumber: http://www.wyethindonesia.com/$$ASI%20dan%20Nutrisi.htmlSelengkapnya...
Anak anda sering sakit-sakitan?
Anak anda sering sakit2an.. sering sekali mengalami demam? ada kemungkinan anak anda kena phimosis.
Silahkan baca artikel pinginsehat berikut..
Anak anda sering sakit-sakitan?
Anak anda sering sakit2an.. sering sekali mengalami demam? ada kemungkinan anak anda kena phimosis.
Silahkan baca artikel pinginsehat berikut..
Susah Buang Air Besar pada Bayi
Susah buang air besar (konstipasi) adalah gangguan yang kerap terjadi pada bayi. Gejalanya, selain sulit buang air besar, adalahSelengkapnya...
1 comments
Labels:
bab pada bayi,
bayi sehat,
bayi susah buang air besar,
Buang air besar,
buang air besar pada bayi,
fibrosis kistik,
hipotiroidisme,
kelumpuhan sebagian segmen usus,
kesehatan bayi,
konstipasi,
Morbus Hirschsprung,
perkembangan bayi,
sulit bab,
sulit bab pada bayi,
susah buang air besar,
susah buang air besar pada bayi,
tanda-tanda kehamilan,
usus
Membuat makanan bayi sendiri
Sambil mengingat-ingat yang pernah dilakukan dua tahun yang lalu.....
Uhm... makanan bayi...
Tulisan berikut agaknya berlaku untuk bayi dibawah 8 bulan, yang masih memakan makanan lembut.
Di Amrik sini banyak sekali makanan bayi instan. Ada yang berbentuk tepung sereal dan juga makanan lembut berbagai disimpan di botol berukuran kira-kira satu porsi makan bayi. Bahkan sampai makanan balita pun ada yang instan. Tinggal masuk microwave, siap deh. (dipikir-pikir makanan mana yang tidak ada versi instannya di amrik.. hehehehe)
Baru tahu kemudian ketika pulang ke Indonesia ternyata di sana juga banyak makanan instan dalam bentuk tepung dengan berbagai rasa.
Demi pengiritan dan pemuasan hati (karena saya tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah?), saya memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali untuk sereal karena dulu belum tahu ternyata bisa juga dibuat dirumah. Yang perlu diingat dalam membuat makanan bayi adalah JANGAN memakai garam atau gula, silakan baca ini untuk lebih lengkapnya.
Menyimpan makanan bayi
Selengkapnya...
10 Jenis Makanan yang Harus Diperhatikan untuk kesehatan bayi
Bayi makan wortel, telur, yogurt, minum kopi, boleh. Tapi, ada akibatnya bila tidak memperhatikan jumlah tertentu.
Memberikan menu tambahan pada bayi, memang diharuskan dengan catatan harus sesuai usia dan jumlah kalori yang sesuai Menurut Dr. Nita Ratna Dewanti SpA, tambahan asupan pada bayi sebaiknya diberikan setelah bayi berusia 6 bulan dengan alasan kandungan ASI (Air susu Ibu) sudah menurun, baik dari segi kualitas maupun kuantiasnya. Sehingga kebutuhan bayi akan jumlah makanan yang lebih banyak tidak terpenuhi.
Dokter yang berpraktek di rumah sakit Bunda ini tidak memberikan \'pantangan\' terhadap jenis makanan yang akan diberikan pada bayi. Namun demikian, seorang ibu harus paham jenis makanan apa saja yang boleh diberikan pada anaknya yang masih bayi. Makanan yang diberikan tentu harus mengandung banyak sumber vitamin, protein, mineral dan kandungan zat gizi yang mudah dicerna dan bagus untuk pertumbuhannya.
Seperti menu tambahan berikut ini, boleh diberikan asal tidak berlebihan. Karena jika berlebihan akan ada dampaknya walaupun tidak begitu besar.
Wortel
Selengkapnya...
1 comments
Labels:
bayi sehat,
google,
hamil,
ibu hamil,
janin,
kesehatan bayi,
manusia,
mitos,
perawatan bayi,
perkembangan bayi,
pilek,
sapi,
tersedak,
usus
BAYI TAK BUTUH KEHANGATAN BERLEBIHAN
dr. H. M. Hadat, Sp.A
Niat mulia tak selamanya berbuah positif. Memberi kehangatan yang berlebihan pada bayi, mis., bisa jadi bumerang. Selama ini orang tua begitu takut bayinya kedinginan, sehingga merasa perlu mempersenjatai putra-putri tersayang dengan baju hangat, selimut, topi, sarung tangan, sampai kaus kaki tebal.
Bahkan ada orang tua yang sampai menutup rapat-rapat pintu, jendela, lubang angin, melarang pemakaian kipas angin, mematikan AC hanya agar bayinya selamat dari bahaya masuk angin.
Tak ketinggalan, kebiasaan membaluri minyak telon atau minyak kayu putih di tubuh bayi. Padahal di samping bikin kepanasan, minyak-minyak itu juga bisa mengubah kulit bayi menjadi kehitaman dan hangus. Pendek kata, banyak orang tua tak sadar, kepungan sarana dan prasarana penghangat justru menjadi penyebab bayi menangis lantaran kegerahan.
Gerah membuat bayi banyak mengeluarkan keringat, sehingga kehilangan banyak air dengan garam-garamnya. Alhasil, dia jadi gampang haus, badan lemah sehingga mudah terkena batuk-pilek. Jadi banyak orang tua selama ini memperlakukan bayinya secara salah alias salah kaprah. Begitulah kira-kira. Mengapa? Karena bayi punya jaringan asam cokelat!
Begini penjelasannya:
Selengkapnya...Kolik
Kolik adalah menangis dan rewel berkepanjangan selama lebih dari 3 jam sehari. Bayi yang meminum ASI ataupun susu formula dapat mengalami kolik.
Sekitar 30% bayi sehat pernah mengalami kolik. Kondisi ini biasanya terjadi antara minggu kedua dan keempat setelah lahir.
Bayi anda sehat tetapi mungkin mengalami kolik apabila dia :
- Jumlah waktu menangisnya lebih dari 3 jam sehari selama lebih dari 3 hari dalam 1 minggu.
- Terkadang menjerit-jerit dan tak dapat dihibur. Kondisi terparah biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari.
- Melurus-luruskan atau menarik-narik kakinya, dan buang angin (kentut). Perutnya seperti membesar karena kembung.
Penyebab Kolik
Tak seorang pun yang tahu persis apa penyebabnya. Sepertinya bayi yang sedang kolik mengalami kontraksi usus yang sangat menyakitkan.
Ada yang beranggapan bahwa kolik berkaitan dengan makanan. Sebagaimana halnya intoleransi laktosa, sensitifitas terhadap protein susu sapi diduga juga menyebabkan kolik. Bayi yang meminum ASI mengalami kolik yang disebabkan kepekaan terhadap salah satu makanan dalam ragam makanan ibunya.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa bayi menangis dan rewel karena menelan udara terlalu banyak pada waktu makan. Menurut pendapat lain, kolik terjadi karena bayi memiliki kepekaan aneh terhadap stimulasi.
Pada beberapa kasus, kolik merupakan gejala penyakit tertentu, misalnya hernia. Apabila bayi anda mengalami kolik, segera periksakan dia ke ahli kesehatan untuk memastikan bahwa penyebab masalah itu bukan penyakit.
Sampai kapan Kolik terjadi?
Pada umumnya kolik mulai timbul dalam bulan pertama sesudah lahir, dan menghilang dengan sendirinya ketika bayi berumur 3 atau 4 bulan.
Bagaimana pengobatannya?
Karena kolik disebabkan oleh banyak hal, tak ada pengobatan tunggal yang efektif untuk semua bayi.
Bila intoleransi laktosa atau alergi makanan diduga sebagai penyebabnya maka penggantian makanan dapat membantu.
Ibu-ibu menyusui agar menghindari produk susu olahan serta makanan yang menimbulkan gas, misalnya kubis, bawang, dan bawang putih. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan tentang cara menangani kepekaan terhadap makanan.
Bila anda memberikan susu formula, mintalah petunjuk ahli kesehatan apakah mengganti dengan formula bebas susu atau formula bebas laktosa untuk mengatasi kolik.
Jika kolik yang dialami merupakan bagian dari fase pertumbuhan maka hal ini akan hilang bersama waktu.
Apa yang bisa dilakukan utk mengatasi Kolik?
Anda bisa mencoba beberapa petunjuk di bawah ini:
- Terus berdekatan dengan bayi. Gerakan dan kontak tubuh dapat menghiburnya.
- Membuat gerakan dan bunyi ritmis dengan bantuan penyedot debu, pengering pakaian, atau alat-alat lain.
- Memberikan empeng mungkin membuatnya lebih nyaman.
- Menelungkupkan bayi melintang di pangkuan anda sambil menggosok-gosok punggungnya.
- Membungkus bayi dengan selimut agar dia merasa nyaman dan aman.
Meminta orang lain mengantikan menjaga bayi sejenak supaya anda dapat beristirahat sebentar. Istirahat kira-kira 1 jam sudah cukup untuk memulihkan kesegaran anda.
* http://www.wyethindonesia.com/$$Kolik.html?menu_id=130&menu_item_id=1
0
comments
Labels:
bayi sehat,
kesehatan bayi,
kolik,
perawatan bayi,
perkembangan bayi,
sapi,
Tips Sehat,
usus
Makanan Suplemen Kesehatan Bayi
Pemilihan Suplemen
Anda sebaiknya mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan lain tentang jenis makanan suplemen yang paling tepat untuk bayi anda. Mereka tentunya akan menyarankan pemberian ASI karena ASI tetap menjadi pilihan terbaik. Namun demikian, memilih antara ASI dan susu formula adalah keputusan pribadi yang anda buat berdasarkan petunjuk ahli kesehatan.
Apabila anda memilih susu formula, tentunya ahli kesehatan akan menyarankan satu formula yang mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral paling seimbang. Susu formula yang kandungan gizinya paling mendekati ASI adalah yang terbaik karena bisa dicerna dengan baik serta tidak membebani ginjal bayi.
Ahli kesehatan bisa juga menyarankan susu formula berbahan dasar susu sapi. Formula standar berbahan dasar susu sapi adalah susu sapi yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga lebih mudah dicerna. Beberapa formula seperti ini dipolakan seperti profil nutrisi air susu ibu serta mengandung vitamin dan mineral dalam jumlah sesuai anjuran.
Akan tetapi, ada sebagian bayi yang alergi terhadap protein susu sapi, atau sulit mencernanya. Untuk bayi-bayi seperti ini, susu formula berprotein kedelai merupakan alternatif terbaik. Sekali lagi, sumber informasi terbaik adalah ahli kesehatan anda.
Makanan Sapihan bukan Suplemen
Perlu diketahui bahwa beberapa jenis makanan lain, serealia misalnya, tidak termasuk golongan makanan suplemen. Serealia, buah-buahan, dan sayuran adalah golongan makanan sapihan yang mulai diberikan kepada bayi ketika berusia sekitar 4 dan 6 bulan dengan petunjuk ahli kesehatan.
Air Susu sapi tdk cocok
Susu sapi cair dan bubuk--segar, rendah lemak, atau skim--bukanlah makanan suplemen yang baik. Sekalipun baik untuk anak dan orang dewasa tetapi, menurut beberapa peneliti, tidak cocok untuk bayi 12 bulan kebawah.
Kandungan nutrisi dalam air susu sapi tidak memenuhi kebutuhan bayi. Zat besinya terlalu sedikit, padahal mineral ini sangat penting untuk kesehatan sel darah merah dan perkembangan mental. Proteinnya terlalu banyak sehingga memberatkan kerja ginjal bayi. Jumlah unsur-unsur gizi lainnya juga tidak tepat, oleh karena itu pemberian susu sapi sepanjang tahun pertama harus dihindari sama sekali.
Sumber: http://www.wyethindonesia.com/$$Suplemen%20Makanan.html
0
comments
Labels:
bayi sehat,
ginjal,
kesehatan bayi,
makanan sehat,
nutrisi,
perkembangan bayi,
sapi
Mitos-mitos perawatan Bayi
Perawatan bayi (baby nursing) memang sangat dipengaruhi oleh budaya setempat. Menurut spesialis anak Dr. H. Adi Tagor, Sp.A, DPH dari RS Internasional Bintaro,
\"Zaman dulu, tradisi perawatan bayi ini disampaikan dalam bentuk mitologi, folklor, atau cerita rakyat yang diturunkan oleh orangtua, karena belum ada sistem isyarat kedua seperti tulisan.\"
Beberapa di antara mitos tersebut memang salah secara ilmiah. Misalnya bayi jangan diajak keluar rumah saat maghrib, karena akan diganggu \"penunggu\" rumah. Padahal, yang terajdi adalah temperatur alam menjelang matahari terbenam memang meningkat, termasuk perubahan tekanan udara, kelembapan udara, perubahan temperatur.
\"Ini akan menggelisahkan bayi yang memang belum bisa dengan cepat menyesuaikan diri. Soalnya, organ tubuh bayi itu kan, belum sempurna, tidak seperti orang dewasa yang sudah biasa. Akibatnya, bayi akan mengalami uneasy feeling dan rewel karena adanya perubahan alam tersebut,\"
Selain itu, ada yang disebut ritme sirkadian. \"Badan manusia mengalami bioritme yang ada hubungannya dengan waktu,\" jelas Adi. Pada bayi, bioritmenya belum stabil. Karena itu, bioritme bayi yang baru lahir sampai usia 2 bulan kadang-kadang masih terbalik. Siang dianggap malam, sementara malam dianggap siang.
\"Ini karena bayi belum bisa menyesuaikan diri dengan living environment dimana manusia sibuk saat siang. Tapi, lama-lama ia akan menyesuaikan dengan tuntutan sosial sekaligus perubahan alam tersebut. Secara alamiah, bioritme ini akan berubah dengan sendirinya.\"
Namun, mitos atau tradisi itu tidak selamanya jelek, dan seringkali bahkan cocok secara ilmiah. Contohnya, selama ratusan tahun bawang yang dicampur minyak dikenal bisa menurunkan panas. \"Itu secara ilmiah benar, karena bawang adalah tumbuhan yang mengeluarkan minyak yang mudah menguap dan menyerap panas.\"
Atau upacara tedak siti (menginjak tanah) saat bayi berusia 6-7 bulan. \"Secara ilmiah pun ternyata tak salah, karena pas dengan usia refleks menapak bayi.\" Di permukaan badan terdapat putik saraf yang bisa menjadi sensor tekanan. Nah, saraf ini tumbuh saat bayi 6 - 7 bulan, bersamaan dengan tumbuhnya struktur otak untuk keseimbangan dan alat-alat keseimbangan untuk posisi berdiri. \"Tak heran jika di usia ini, bayi sudah mulai belajar menapak.\"
Namun, ada juga mitos yang salah. Dan orangtua, karena turun-temurun, biasanya memegang teguh tradisi itu.
\"Jadi, kalau mau ngasih input ilmiah, harus pelan-pelan. Jangankan tradisi, ilmu kedokteran pun dari waktu ke waktu selalu dikoreksi,\" lanjut Adi. \"Manusia hidup dalam suatu kerangka subkultur tertentu. Nggak bisa ia hidup di luar kultur tempat ia hidup. Jadi, isinya saja yang diperbaiki.\"
Yang jelas, sebaiknya jangan langsung dicabut dari akar budayanya. Misalnya, orangtua mengaji saat Maghrib agar anaknya tidak \"diganggu\" makhluk halus. \"Itu kan nggak ada ruginya, jadi biarkan saja. Kecuali, jika tradisi itu memang membahayakan, ya harus dilarang.\"
Sumber: http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=5041
9 KESALAHAN MERAWAT BAYI & MENGHINDARINYA
mengenai cara merawat bayi/anak, ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan kesalahan.
Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus ruang gawat darurat sebuah rumah sakit. Berikut kesalahan yang kerap dilakukan dan cara mengatasinya.
Bayi berusia di bawah enam bulan memerlukan waktu untuk membentuk sistem ketahanan tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sungkan-sungkan meminta teman dan kerabat yang datang untuk mencuci tangan sebelum memegang bayi Anda dan minta kepada mereka untuk tidak berada terlalu dekat dengan bayi, terutama bila mereka sedang batuk atau flu.