Showing posts with label ibu hamil. Show all posts
Showing posts with label ibu hamil. Show all posts

Tips Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil Muda (Morning Sickness)

Apa itu Morning Sickness ? Morning sickness atau rasa mual dan muntah biasanya terjadi pada masa 3 bulan awal kehamilan (trimester pertama kehamilan).

Setiap wanita hamil akan memiliki tingkat derajat mual yang berbeda-beda, ada yang tidak terlalu merasakan apa-apa, tapi ada juga yang merasa mual dan bahkan ada yang merasa sangat mual dan muntah setiap saat sehingga memerlukan pengobatan (hiperemesis gravidarum).

Ingat setiap wanita hamil spesial dengan karakteristik masing-masing, begitu juga anda!

Beberapa tips untuk membantu anda mengatasi "morning sickness" atau mual-muntah selama awal kehamilan:

o Makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya akan membuat anda bertambah mual. Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering.

o Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein yang dapat untuk membantu mengatasi rasa mual anda. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll


o Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru bangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.

Selengkapnya...

10 Jenis Makanan yang Harus Diperhatikan untuk kesehatan bayi

Bayi makan wortel, telur, yogurt, minum kopi, boleh. Tapi, ada akibatnya bila tidak memperhatikan jumlah tertentu.


Memberikan menu tambahan pada bayi, memang diharuskan dengan catatan harus sesuai usia dan jumlah kalori yang sesuai Menurut Dr. Nita Ratna Dewanti SpA, tambahan asupan pada bayi sebaiknya diberikan setelah bayi berusia 6 bulan dengan alasan kandungan ASI (Air susu Ibu) sudah menurun, baik dari segi kualitas maupun kuantiasnya. Sehingga kebutuhan bayi akan jumlah makanan yang lebih banyak tidak terpenuhi.

Dokter yang berpraktek di rumah sakit Bunda ini tidak memberikan \'pantangan\' terhadap jenis makanan yang akan diberikan pada bayi. Namun demikian, seorang ibu harus paham jenis makanan apa saja yang boleh diberikan pada anaknya yang masih bayi. Makanan yang diberikan tentu harus mengandung banyak sumber vitamin, protein, mineral dan kandungan zat gizi yang mudah dicerna dan bagus untuk pertumbuhannya.

Seperti menu tambahan berikut ini, boleh diberikan asal tidak berlebihan. Karena jika berlebihan akan ada dampaknya walaupun tidak begitu besar.

Wortel

Selengkapnya...

MEMILIH SUSU BAYI

Selain mememperhatikan usia, dalam memilih susu formula yang tepat juga perlu diperhatikan apakah bayi Anda bermasalah atau tidak. Tentunya, apa saja kandungan gizi pada susu formula tersebut perlu Anda ketahui.


Memilih susu formula untuk bayi, tampaknya tak semudah yang dibayangkan. Apalagi sekarang begitu banyak produk susu formula yang ditawarkan, dari yang biasa sampai berlabel mengandung zat gizi tambahan yang penting untuk bayi.


Sayangnya, kebanyakan dari kita tak paham dengan istilah-istilah zat gizi yang terdapat dalam susu formula tersebut. Itulah mengapa, banyak ibu yang akhirnya jadi bingung, harus memilih susu formula seperti apa yang tepat untuk sang buah hati tercinta.


Nah, agar Ibu dan Bapak tak salah pilih, mari kita simak bahasan ahlinya berikut ini.


SESUAIKAN USIA


\"Tentunya yang pertama-tama harus diperhatikan adalah usia si bayi,\" kata Mohamad Harli. Sebagaimana diketahui, susu formula dibagi dalam 2 golongan usia, yaitu untuk bayi usia 0-6 bulan yang umumnya disebut susu formula awal dan untuk bayi usia 6-12 bulan atau susu formula lanjutan. \"Perbedaan ini disebabkan pencernaan bayi usia 6 bulan ke bawah belum sempurna\". Lain hal dengan bayi usia 6 bulan ke atas, \"umumnya sudah mulai lebih baik.\" Bukankah bayi usia ini juga sudah mulai diberi makanan tambahan? Jadi, kandungan gizi dalam susu formulanya pun disesuaikan kemampuan pencernaan bayi usia ini.


Disamping itu, lanjut Harli, \"kebutuhan zat gizi untuk bayi usia 6 bulan ke bawah tak sama dengan bayi usia di atas 6 bulan,\" terangnya. Perbedaan paling jelas terdapat pada kalori. \"Untuk bayi usia di bawah 6 bulan, kalori yang dibutuhkan per harinya sebesar 560 Kkl. Sedangkan bayi usia di atas 6 bulan membutuhkan 800 Kkl per harinya.\" Soalnya, energi bayi usia 6 bulan ke atas sudah lebih banyak karena pertumbuhan usia dan berat badannya bertambah. Jadi, kalori yang dibutuhkan juga lebih banyak.


Dalam bahasa lain, kandungan gizi pada susu formula, baik yang awal atau lanjutan, selalu disesuaikan dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi, serta kebutuhan gizi setiap pertambahan usianya. Bahkan, juga dengan berat dan tinggi badan bayi. Tentunya, yang dijadikan patokan adalah ukuran untuk bayi normal.


ADA 3 JENIS


Selengkapnya...

Manfaat Senam Hamil

Pada ibu hamil sangat dibutuhkan tubuh yang sehat dan bugar, diupayakan dengan makan teratur, cukup istirahat dan olah tubuh sesuai takaran. Dengan tubuh bugar dan sehat, ibu hamil tetap dapat menjalankan tugas rutin sehari-hari, menurunkan stres akibat rasa cemas yang dihadapi menjelang persalinan.Selengkapnya...

Tips selama kehamilan

Tips yang dapat berguna untuk ibu hamil pada Trimester 1

Untuk mencegah mual - muntah di pagi hari :


  • Makanlah sedikit demi sedikit tetapi dengan frekuensi yang lebih sering. Usahakan jangan tidak makan atau mengemil selama lebih dari 4 jam. Lebih baik jikaSelengkapnya...

Hypnobirthing, Terapi Agar Lancar Melahirkan

Terapi hypnobirthing menjadi solusi bagi calon ibu mempersiapkan diri menyambut kehadiran jabang bayi.

Proses persalinan yang sakit dan menguras tenaga, sering menjadi pemicu stres para calon ibu dalam menanti masa itu. "Kalau memikirkan perkataan orang rasanya saya takut menghadapi persalinan ini," ungkap Mayang, 28, ibu muda yang usia kehamilannya sudah memasuki 28 minggu.
"Soalnya kan yang selama ini aku dengar, semua orang bilang proses melahirkan sakit. Apalagi kalau anak pertama selain sakit prosesnya berlangsung lama. Bisa diatas 10 jam baru deh bayinya keluar dari rahim sang ibu. Sungguh menyeramkan," tambah Mayang.

Mengubah Mind Set


Ketakutan Mayang tersebut kini berubah saat ia dan suami, Fajar, mengetahui adanya program hypnobirthing di Pro V Clinic (Holistic Health Care) yang berada di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat baru-baru ini.
Setelah 3 kali pertemuan, pasangan ini diajarkan bagaimana memenej kepanikan dengan mengubah mind set melalui relaksasi dan hypnobirthing.
"Sekarang aku lebih percaya diri menghadapi persalinan yang tinggal menghitung hari. Kalau aku lebih rileks semua yang diceritain orang mengenai hal yang aneh-aneh insya Allah nggak terjadi sama aku. Pikiranku juga sengaja nggak aku fokuskan ke rasa sakitnya melahirkan tapi lebih ke cepat-cepat ketemu bayinya,"
Saat ini selain rajin melakukan relaksasi di rumah, Mayang kian mempertebal ikatan batin dengan bayinya dengan mengajak ngobrol. Ternyata berkomunikasi dengan bayi selama masih di dalam kandungan sesuatu yang dianjurkan hypnobirthing.

Selengkapnya...

Perubahan Tubuh Ibu Hamil Pada Trimester ke 2 (13-28 minggu)



Di trimester kedua ini perut anda akan mulai kelihatan membesar dan dunia luar akan menyadari kalau anda akan menjadi calon ibu baru. Trimester kedua dianggap sebagai masa kehamilan yang terbaik sebab anda akan merasa lebih nyaman saat ini. Perut anda belum terlalu besar anda masih dapat melakukan aktifitas sehari-hari, dimana Rasa mual, lemas, dan keluhan lainnya pada trimester pertama akan hilang, bahkan anda merasa lebih energik saat ini.

Beberapa perubahan yang terjadi pada kehamilan trimester kedua (13-28 minggu):

PERUT SEMAKIN MEMBESAR

Setelah 12 minggu, rahim membesar dan melewati rongga panggul. Pembesaran rahim akan bertumbuh sekitar 1 cm setiap minggu. Pada kehamilan 20 minggu bagian teratas rahim sejajar dengan puser (umbilicus). Setiap individu akan berbeda-beda tapi kebanyakan wanita akan mulai tampak pembesaran perutnya pada kehamilan 16 minggu.

SENDAWA DAN BUANG ANGIN

Pada trimester ini anda akan bersendawa atau ingin buang angin/kentut pada saat yang tidak seharusnya---jangan bingung---anda tak sendirian mengalami masalah ini.

Sendawa dan buang angina adalah keluhan yang paling sering selama kehamilan. Hal ini karena usus merengang dan anda akan merasa kembung.

Atasi dengan jangan makan dalam jumlah besar akan membuang anda kembung dan tak nyaman, dan hindari makanan yang menyebabkan banyak gas seperti jagung, permen, bawang merah.

Selengkapnya...

Perkembangan & Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil Selama Trimester I (0-12 Minggu)

Perkembangan & Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil Selama 0-12 Minggu(Trimester I)
Oleh suririnah

Pada bulan-bulan pertama kehamilan anda, mungkin tidak akan banyak orang yang mengerti bila anda sedang hamil, karena belum terlihat perubahan yang nyata pada tubuh anda. Tapi sesungguhnya tubuh anda secara aktif bekerja untuk menyesuaikan secara fisik dan emosional bagi proses kehamilan ini.

Beberapa perubahan pada tubuh ibu hamil di trimester pertama ( 0 - 12 minggu) kehamilan :

PEMBESARAN PAYUDARA
Payudara akan membesar dan kencang, ini karena pada awal pembuahan terjadi peningkatan hormone kehamilan yang menimbulkan pelebaran pembuluh darah dan memberi nutrisi pada jaringan payudara. Anda mungkin akan merasa BH atau bra anda terasa sesak dan tak nyaman lagi, sebaiknya anda mempersiapkan bra baru yang sesuai dengan ukuran baru ini untuk memberi kenyamanan dan dapat menyokong payudara anda. Tapi jangan buang yang lama, anda dapat menyimpannya karena payudara akan kembali ke ukuran sebelum anda hamil setelah anda berhenti menyusui nanti.

Dalam 3 bulan pertama ini, anda akan melihat juga daerah sekitar putting dan putting susu anda akan bewarna lebih gelap, dan karena terjadi peningkatan persediaan darah keseluruh tubuh maka daerah sekitar payudara akan tampak bayangan pembuluh-pembuluh vena dibawah kulit payudara anda. Baca selengkapanya:Perawatan Payudara Saat Hamil.

SERING BUANG AIR KECIL
Anda akan merasa lebih sering ingin buang air kecil, ini karena adanya pertumbuhan rahim yang menekan kandung kencing anda dan perubahan hormonal
Ingat jangan mengurangi pemasukan cairan / minum anda untuk mengatasi problem ini karena anda butuh cairan lebih pada saat hamil ini.
Dan tetap jaga kebersihan anda.

Selengkapnya...